on Sabtu, 27 Agustus 2011
berawal dari iseng-iseng dengerin lagu2 yang direview mbak rena eh jadi kebablasan, jadi jatuh cintrong sama duo ini

they made nice song MySpace


and aniway, she is damn cute right MySpace

Hey Trevor ! Keep your eyes from my girl ! MySpace

on Rabu, 24 Agustus 2011

aaaarkh, mungkin punggungku sekarang sudah patah rasanya. 2 hari mengurung diri dan hanya tidur sambil nonton TV di kamar kos, tanpa teman, tanpa cahaya (bener). bagaimana mau punya teman, rasanya semua mahasiswa di jogja ini sudah pulang kampung semua, tinggal saya dan beberapa survivor. saya hitung keluar kamar dalam sehari cuma sekitar 3 kali, saat sahur, buka puasa, dan ke kamar mandi (kamar mandi pun dalam kamar)
wow, perkiraanku setelah 2 hari mengurung diri (lebih tepatnya terkurung) mungkin kulit tambah putih, atau badan tambah gemuk. lho ? kok sama saja, hahaha.. malah tambah kurus sepertinya
MySpace
untung saja hari ini ada jadwal arubaito (biar agak keren dikit) jadi ada kesempatan keluar kamar.

MySpace

oh iya, ternyata saya keluar 4 kali, sama pas ngambil loundryan malam itu.
END.
jiah, arah konsep blog ini sepertinya akan berubah lagi. kemarin sempat kepincut mengkomersilkannya, eh ternyata tidak berhasil. hahaha
ya sudah sekarang balik ke personal blog lagi :D
on Sabtu, 20 Agustus 2011
Ya tuhaaaaaaaaaan,, sudah demikian parahnya kah pemahaman anak muda indonesia tentang globalisasi sekarang ini. Tadi iseng mengetikkan keyword "emo" di kaskus dan saya mendapatkan ini :





hai kalian para anak yang gaul dan funky, saya mohon dengan sangat. bila kalian ingin seperti itu atau merusak diri kalian sendiri, lakukanlah !!!
tapi mbok ya jangan memberikan tag yang menyesatkan, apakah kalian tidak tau atau memang tidak mau tau. kalau yang kalian lakukan itu menyakiti kami

MySpace
on Jumat, 19 Agustus 2011
di postingan yang lalu saya sudah pernah membahas tentang film Densha Otoko
film yang bagus, bagi pecinta jejepangan musti nonton nih.
kalo mau donlot saya sediakan linknya, udah dilokalin di Indowebster :D
Download

selamat menonton :D
on Kamis, 18 Agustus 2011
kita bisa saja langsung membuat 9 dari 10 orang menjadi sopan, kooperatif, dan bersahabat dalam 1 detik !
(tentunya bukan dengan magic, gendam, pelet, atau dengan memohon-mohon gak jelas )


Begini caranya :
Ingat, beberapa detik pertama dari suatu hubungan itu biasanya menentukan suasana dan sifat hubungan itu. Hukum dasar perilaku manusia adalah "Orang sangat condong untuk menanggapi dengan baik perilaku orang lain", jadi pandangan pertama menentukan segalanya (dalam konteks agak hiperbola).
Jadi, dalam detik pertama, saat kontak mata pertama kali, sebelum mengatakan sesuatu, sebelum anda memecahkan kesunyian, berikan senyum tulus anda padanya. Yang terjadi adalah mereka akan menanggapi dengan baik. Mereka akan membalas senyum anda dan senang.
Ketrampilan ini adalah kemampuan agan untuk menentukan atmosfir, suasana hati, dan action. Anda atau orang lain tersebut yang akan menentukan bagaimana reaksi yang akan diberikan pertama kali. Kalau yang pertama kali memberikan respon baik adalah anda, tentunya anda yang menentukan reaksi tersebut pertama kali. Fakta yang tragis dalam hubungan manusia adalah anda gagal untuk menyadari bahwa apa yang anda akibatkan/lakukan pada orang lain akan mendapatkan balasan dari mereka.

Kuncinya adalah tersenyum sebelum memecah kesunyian. Ini menjadikan adegan itu dimulai dengan suasana yang hangat dan bersahabat. Nada suara dan ekspresi wajah anda juga amat penting karena hal itu menunjukkan pemikiran-pemikiran anda yang lebih mendalam.  Jadi jangan lupa untuk mulai tersenyum dengan cara yang sama seperti yang dilakukan para penghibur dan model profesional.

Kalau anda membuat matahari bersinar bagi orang lain, anda pun akan mendapatkan sinar matahari dari mereka. Jika anda mendatangkan badai bagi mereka, anda pun akan mendapatkan badai.

demikian tips singkat ini, semoga bermanfaat.
on Selasa, 16 Agustus 2011

Kesendirian bagi beberapa orang mungkin merupakan hal yang menyiksa, namun disisi lain ada juga yang begitu addicted dengan keadaan ini. Mereka saya menyebutnya sebagai “black people”, entah terlepas dari ada tidaknya istilah ini sebenarnya tapi saya suka menyebutnya seperti itu, terasa pas saja (hahaha). Bagi orang-orang hitam ini, kesendirian merupakan teman yang sempurna. Dimana mereka akan menemukan diri mereka menurut versi mereka juga, tak ada individu lain yang mengganggu dan mengatur jalan hidup mereka, kegilaan yang sempurna.
Secara tidak langsung saya dulu juga termasuk orang seperti ini kurasa, walaupun tidak 100%. Orang lain merupakan pengganggu dalam lingkungan buatan kita, mereka seperti hama yang merusak (mungkin terlalu ekstrim ya :D ) termasuk orang tua  bahkan, sesuatu yang sangat menyesatkan.
Tapi bagi mereka inilah hal yang benar, mereka benar-benar terikat dengan diri sendiri. Ambil contoh ketika saya di pertengahan SMP dulu, kehidupan seperti sudah terstruktur, sederhana. Hidup adalah : bangun pagi, sekolah, pulang, masuk kamar sampai pagi lagi, dan terus berulang. Kita membuat semacam perimeter, membuat kamar pribadi seolah ekosistem kita sendiri yang steril dari orang lain. Saya ingat waktu itu saya bisa sangat marah ketika ada yang masuk kamar tanpa izin (waktu itu keponakan sampe nangis-nangis, ahhahaha). Entah kenapa diam di kamar seperti itu terasa sangat menyenangkan, walaupun di sana hanya sekedar tidur-tiduran atau membaca komik yang sudah diulang 100 kalipun. Bahkan keluargaku dulu pernah menganggap kalau saya ini kelainan jiwa (WTF ??!)
Tapi mulai di tahun pertama masuk SMU, anggapan saya terhadap orang lain mulai berubah. Disini saya menemukan orang-orang yang menurut saya membentuk karakter saya yang baru (jiah lebay)
bagaikan kupu-kupu yang keluar dari kepompong, perubahan sikap hampir 100 derajat (panas banget yak ?). Saya menemukan teman-teman yang sepertinya bisa menutupi kekurangan, kami bisa tertawa dan bermain bersama, waktu di SMP saya memang tergolong minoritas, mungkin diantara kalian ada juga yang punya anggapan seperti ini terhadap diri kalian. Secara tidak sadar saya mulai menjadi bagian masyarakat aktif, sudah tidak duduk di pojokan lagi, dan setiap waktu istirahat selalu ke kantin bersama, menyenangkan sekali. Hubungan saya dengan orang di rumah pun mulai akrab, terutama dengan ibu dan kakak perempuanku, heheh.
Dulunya yang pendiam sekarang jadi sedikit bisa membuat orang tertawa dengan kebodohan yang kita perbuat, ya walaupun dengan kebodohan, membuat orang tertawa karena kita itu cukup menyenangkan. Teman SMP’ku sekarang kalau ketemu kadang heran, ini saya atau bukan,
karena memang telah berubah, dan percayalah, perubahan ini menyenangkan :D.
Bagi kalian yang merasa sebagai “orang-orang hitam” ini, percaya deh kalian tidak akan bertahan lama di dunia ini jika terus seperti itu. Manusia ditakdirkan sebagai makhluk sosial, kita tidak akan bisa hidup seorang diri dengan kemampuan kita yang teramat sangat kecil ini. Lagipula, berteman itu mengasyikan :D.